revCNBC Indonezija
Tržište
Jumat, 01.12.2023 09:30 WIB
Jakarta, CNBC Indonezija – Pasar kripto bergerak di teritori negatif dalam 24 jam terakhir di saat sentimen negativif platform perdagangan kripto Binance i Kraken yang mengkhawatirkan pelaku pasar.
Merujuk dari CoinMarketCap pada Jumat (1/12/2023) pukul 7.32 WIB, pasar kripto mayoritas melemah. Bitcoin vrijedi 0,45% za 37.647,93 USD za 0,88%.
Ethereum ima pozitivnu zonu od 0,89% u razdoblju od 24 do 24 dana nakon povećanja vrijednosti od 0,84%.
Cardano terdepresiasi 1,92% secara harian i secara mingguan juga turnun 3,51%.
Ukupan prihod od Dogecoina iznosi 2,46% od 24 do 24 dana nakon što se poveća vrijednost od 8,54%.
CoinDeskov tržišni indeks (CMI) je mjerni indeks za mengukur kinerja treća kapitalizirana pasar da pasar digitalna imovina prelazi 0,02% na 1.554,23. Otvorena kamatna stopa iznosi 0,71% od 34,28 milijuna američkih dolara.
Sedangkan indeks straha i pohlepe yang dilansir dari coinmarketcap.com menunjukkan angka 70 yang menunjukkan bahwa pasar berada di fase greed/optimis dengan kondisi ekonomi dan industri kripto saat ini.
Guncangan hadir di pasar kripto khususnya investigasi investigasi yang dilakukan oleh Komisi Sekuritas i Bursa (SEC) terhadap Binance US i mantan CEO-nya Changpeng Zhao terus mengkhawatirkan investitor mata uang kripto.
Gugatan baru-baru ini oleh SEC terhadap bursa Kraken i pernyataan Wakil Menteri Keuangan AS mengenai regulasi i sanksi kripto menjanjikan kontrola yang more ketat untuk bursa.
Hingga saat ini, perusahaan-perusahaan tersebut belum memberikan pertimbangan yang cukup terhadap kepatuhan hukum karena kripto tumbuh di wilayah abu-abu dan masih belum memiliki undang-undang unik dalam skala global.
Svi menyebabkan investitor kripto bertanya-tanya apakah gelombang tekanan peraturan yang lebih besar akan segera terjadi.
Ako to učinite, promijenite menyindir dari Departemen Kehakiman mengenai penyelidikan stablecoin menyebabkan kebingungan.
Di lain sisi, podaci Glassnode terbaru menunjukkan bahwa para penambang cenderung melakukan penjualan.
Hal ini disebabkan karena halving, pendapatan para penambang akan melemah, dan mereka harus memiliki neraca yang kuat untuk bersiap menghadapi guncangan pasar selama periode ini.
CNBC ISTRAŽIVANJE INDONEZIJE
(ok/ok)







